Bagaimana langkah-langkah menjadi karyawan baru sebagai seorang UX Designer

Banyak hal yang terpintas ketika kita pindah ke tempat pekerjaan baru, mulai dari culture kerja, lingkungan kerja, bagaimana dengan jam kerja dan banyak lagi yang terpikir di otak.

Apalagi ketika dikantor yang baru kita menduduki posisi sebagai seorang kepala dari sebuah team atau divisi. Biasanya akan banyak berkembang isu baik negative dan positive.

Sebelum gua coba menceritakan bagaimana gua bisa di terima dalam sebuah lingkungan baru ada baiknya gua menceritakan singkat bagaimana profile pribadi gue.

Gua punya perawakan yang kata orang mirip preman di pasar, punya kulit gelap dan cukup tinggi dan punya kebiasaan nyeleneh dalam berpakaian dan berbicara, suka tertawa dan ngocol. Punya catatan akademis yang kurang baik tercatat sebagai mahasiswa dropout di salah satu kampus swasta di Jakarta.

Bang muka serem banget bang, kalo diem

Terkadang sedikit minder dengan penampakan diri gue, tapi terkadang itu menjadi nilai plus buat gue, ya contohnya kalo gua naik bus jarang di minta ongkosnya, dan terkadang masuk ke sebuah warung indomie sering di kita tukang ojek. Loh kok gua malah curhat ya. hahahaha

Oke to the point aja, gua coba berbagi bagaimana gua menghadapi situasi sebagai karyawan baru di sebuah perusahaan.

Research

Biasanya sebelum hari H-6 ketika gue dateng ke kantor yang, hal yang gua lakukan adalah mencari tau atau memprofiling orang-orang yang akan menjadi rekan kerja atau team di tempat baru.

  1. Mencari data-data yang bisa kita dapatkan dari sumber-sumber yang ada di internet. Disana kita akan menemukan keyword-keyword yang bisa kita jadikan topik-topik pembicaraan ketika nanti kita masuk di hari pertama.
  2. Menemukan sejarah team tersebut mulai dari bagaimana cara mereka bekerja, bagaimana situasi dan hubungan mereka dengan rekan kerja, mendalami problem yang mereka punya.

Enggagment

setelah mendapatkan data-data yang cukup, hal yang biasanya gua lakukan adalah di hari H-3 s/d h-1

  1. Melakukan percakapan online, sukur-sukur bisa bertemua langsung di dunia nyata.
  2. Membuka percakapan dengan keyword-keyword menarik lawan bicara. Hal ini perlu sedikit improvisasi dan timing untuk mendengarkan, menceritakan siapa diri kita , dan jangan pernah sedikitpun menggunakan percakapan yang terlihat menggurui.Pengetahuan dari keywoard itu menjadi menjadi sebuah kunci sukses komunikasi yang akan kita bangun, Syukur-syukur kita bisa menggali lebih dalam bagaimana problem yang mereka alami.

Nah tiba saat yang paling penting, hari pertama masuk kerja. Biasanya hal yang gua lakukan adalah

  1. Cobalah mengingat dengan kuat nama orang ketika melakukan perkenalan.
  2. Jelaskan secara singkat bagaimana cara kita bekerja dan berkomunikasi sesusai dengan lawan bicara. Kalo ngobrol sama Office Boy biasanya gua menggunakan topik2 yang sesuai dengan mereka dan biasanya gua ga segan-segan untuk ngopi bersama mereka di pinggir jalan atau duduk bersila di lantai.
  3. Mencari lebih dalam problem-problem yang mereka hadapi agar kita bisa mencari solusi dari problem yang ada, terkadang waktu yang tempat untuk langkah adalah pada saat makan siang.
  4. Mencari orang-orang yang mempunya hobi yang sama, dalam hal ini gua akan mencari orang-orang yang hobi bermain basket. Ya jangan lupa kalo habis basket bangun komunikasi agar bisa mengenal mereka dengan baik, biar ga canggung BRO!!

Development

Pada bagian ini gua akan bercerita bagaimana membangun jati diri dan integritas kita di lingkungan yang baru.

  1. Menjadi diri sendiri, ga perlu harus jadi orang lain atau jayus agar terlihat keren atau terlihat berkuasa apalagi sok pintar.
  2. Tentukan prioritas dari masalah masalah yang harus segera di selesaikan, ambil langkah cepat untuk hal-hal kecil dan tegas dalam menentukan keputusan.
  3. Menentukan rencana kerja baik jangka pendek dan jangka panjang.
  4. Memberikan ilmu-ilmu baru ke tim dan memotifasi mereka.
  5. Yang terpenting ajaklah mereka menemukan minat mereka dan pontensi mereka agar bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Selalu haus sama ilmu baru, susah tidur cepet, pengen jadi seniman murni tapi ngerasa ga punya bakat disana :)

Selalu haus sama ilmu baru, susah tidur cepet, pengen jadi seniman murni tapi ngerasa ga punya bakat disana :)